Mungkin ada yang berfikir, buat apa tekstur cobek dan ulekan mesti diperhatiin? Yang penting itu jadi bumbu, yang penting jadi sambal, tidak ada urusan dengan masalah tekstur cobek dan ulekan. Sebentar, jangan keburu naik pitam dulu, santailah sejenak. Masalah tekstur cobek dan ulekan menjadi hal yang menarik bagi saya karena alat itu adalah salah satu perlengkapan masak utama dan pertama, sebelum menumis, menggoreng, merebus dan aktivitas memasak lainnya, salah di awal berarti mengundang serentetan kesalahan sampai akhir.

Penting? Ya, penting, cobek dan ulekan digunakan untuk meramu bahan-bahan dasar yang nantinya akan diolah diatas kompor, bahan-bahan dasar seperti bawang putih, bawang merah, cabe, ketumbar, merica, garam dan lain sebagainya. Tekstur cobek dan ulekan menjadi penting karena: Continue reading →