Scuderia Ferrari, tim balap mobil paling bergengsi di dunia yaitu Formula 1. Sejak pertama kali berpartisipasi dalam gelaran F1 di Grand Prix Monaco 1950, tim ini tidak pernah absen dari gelaran balap F1, yang menjadikannya tim paling tua dan legendaris di F1. Sebagai tim paling berpengalaman di F1, tentu saja Ferrari menorehkan banyak sekali prestasi, baik gelar juara pembalap maupun gelar juara konstruktor.

Kini, Ferrari menjadi tim yang selalu kualahan meladeni mobil-mobil tim Mercedes, RedBull dan kadang head to head dengan mobil-mobil Wiliam. Sebagai fans berat olah raga ini dan fans setia dari Ferrari ini sungguh menyedihkan, sudah melihat Ferrari yang selalu ngos-ngosan dan nyaris tidak mungkin melewati mobil Mercedes/RedBull, ditambah lagi jalannya balapan F1 menjadi monoton karena sekarang nyaris sepanjang musim balapan hanya diperebutkan oleh dua orang pembalap dari tim yang sama. Terakhir kali Ferrari merebut gelar juara pembalap oleh Kimi Raikonen pada musim 2007, ditahun berikutnya tim ini masih kompetitif dengan menempatkan Felipe Massa di jalur perebutan juara pembalap. Namun sirna dalam race terakhir karena strategi pit stop yang terbilang sangat konyol, aneh dan nyeneh. Selepas itu Ferrari gagal menjadi kampiun, terus mundur secara perlahan, dan puncaknya adalah ketika terjadi perubahan regulasi dari regulasi mesin V8/V6 ke regulasi mesin konfigurasi Turbo pada tahun 2014. Dari sini Ferrari terlihat tak berdaya menandingi keperkasaan Mercedes, yang kemudian disusul RedBull dengan mesin Renault yang awalnya juga keteteran dengan konfigurasi mesin turbo sedikit demi sedikit maju signifikan dan menggeser posisi Ferrari.

Tentu sebagai fans saya tak terlalu mengerti kenapa Ferrari menjadi tim yang tak asyik lagi untuk ditonton, mungkin karena tak adanya orang-orang enginer jenius seperti Adrian Newey, manajer sekelas Toto Wolf, Ross Brown, Christian Horner, dan mungkin bisa juga adanya pergeseran kepemimpinan perusahaan yang linier dengan pergeseran visi riset dan pengembangan. Mungkin, mungkin…

Namun ada satu pernyataan menarik tentang kondisi ferrari sekarang dari mantan kepala kru Ferrari di masa Ferrari berjaya, Luca Baldiserri, berikut petikannya

“Ferrari bukan lagi tim yang menakutkan. Sekarang mereka hanyalah sebuah kumpulan orang-orang pengecut yang tak berani mengambil resiko,” ujar Baldisserri dikutip dari Motorsport, Rabu (12/10/2016).

Forza Ferrari…