1.  Membuat SMS Gateway dengan Gammu

Kebutuhan

Untuk membuat SMS Gateway dengan gammu diperlukan beberapa device yang antara lain sebagai berikut:

  • Modem Wavecom Fastrack (GSM) dan Kartu GSM: digunakan sebagai media pengirim sms ke nomor seluler yang lain
  • MySQL Engine: digunakan sebagai media penyimpan data sms dan ini juga berfungsi sebagai trigger dalam pengelolaan sms baik mengirim sms (outbox/sentitems) maupun menerima sms (inbox)
  • Gammu: adalah mesin yang berperan sebagai jembatan komunikasi antara MySQL Engine dengan Modem untuk menerima maupun mengirim sms. Gammu merupakan service yang tentu saja bekerja secara background yang hanya bisa dipantau melalui service gammu yang berjalan di suatu sistem operasi (services.msc jika pada platform windows, /etc/init.d/ pada platform unix). Mesin ini berlisensi GNU/GPL yang artinya bebas untuk digunakan dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan user, dan juga dapat berjalan dengan baik di lingkungan UNIX maupun Windows

Konfigurasi

Memastikan port dari modem terpasang, untuk memastikan di port berapa modem terpasang dapat dilihat pada Device Manager

Dari gambar di atas, berarti modem wavecom fastrack terinstall di COM3

Lakukan instalasi gammu, file instalasinya dapat diunduh di http://wammu.eu/download/, untuk dilingkungan windows tidak terlalu rumit untuk proses instalasinya, jika memerlukan bantuan instalasi bisa dilihat di dokumentasinya atau bisa juga dari blog-blog yang sudah menjelaskan tentang proses instalasi gammu secara panjang lebar.

Langkah selanjutnya adalah copy-kan 2 file yang bernama gammurc dan smsdrc dari C:\Gammu\share\doc\gammu\examples\config\ ke C:\Gammu\bin\

Lakukan dump (import) database ke mesin mysql anda. File template .sql dari gammu dapat anda dapatkan pada C:\Gammu\share\doc\gammu\examples\sql\mysql.sql, nama database terserah anda, tetapi harus anda sesuaikan dengan konfigurasi di file smsdrc. Dalam kasus ini nama databasenya adalah gammu_db

Lakukan konfigurasi file smsdrc sebagai berikut:

[code]
[gammu]
device = com3:
connection = at115200

# General SMSD settings, see gammu-smsdrc(5) for detailed description.

[smsd]
# SMSD service to use, one of FILES, MYSQL, PGSQL, DBI
#service = SQL
#driver = native_mysql
# PIN for SIM card
PIN = 1234

# File (or stderr, syslog, eventlog) where information will be logged
logfile = smsdlog

# Amount of information being logged, each bit mean one level
debuglevel = 0
commtimeout = 30
sendtimeout = 30

# Phone communication settings
checksecurity = 0

# Database backends congfiguration
user = root
password =
pc = localhost
database = gammu_db

# DBI configuration
service = SQL
driver = native_mysql
[/code]

Lakukan Konfigurasi file gammurc sebagai berikut:

[code]
[gammu]
device = com3:
connection = at115200
[/code]

Lakukan pengecekan identifikasi instalasi gammu melalui command prompt dengan perintah sebagai berikut:

C:\Gammu\bin>gammu –identify

Perintah untuk cek konfigurasi smsdrc dan gammurc sudah benar:

C:\Gammu\bin>gammu-smsd.exe -c smsdrc

Install, running & uninstall service gammu

Install Service c:\Gammu\bin>gammu-smsd.exe -c smsdrc –i

Running Service c:\Gammu\bin>gammu-smsd -c smsdrc –s

Uninstall Service c:\Gammu\bin>gammu-smsd -c smsdrc –u

Tes Kirim SMS

c:\Gammu\bin>echo test | gammu –sendsms TEXT 08167816xxx

Jika menggunakan mysql, untuk mengirim sms cukup dengan melakukan insert ke tabel outbox dengan field yang wajib diisi adalah ‘DestinationNumber’ dan ‘TextDecoded’, contoh:

[code]INSERT INTO outbox(DestinationNumber, TextDecoded)
VALUES (‘08167816xxx’, ‘Test kirim sms’)
[/code]

2. Integrasi Gammu dengan Orion Solarwinds untuk Alerting System

Orion Solarwinds adalah software monitoring yang mempunyai kemampuan yang sangat baik dalam hal monitoring termasuk didalamnnya adalah alerting system. Sebelum melakukan konfigurasi di bagian alerting system, pastikan di dalam solarwind sudah terdapat node-node yang akan di jadikan obyek monitoring (langkah ini tidak akan dijelaskan disini).  Anda dapat membaca preview dari software ini di situs resminya http://www.solarwinds.com, software ini adalah software komersil, tetapi terdapat edisi trialnya selama satu bulan, yahhh lumayan lah buat eksplore dan tambah wawasan :d. Oke, langsung saja deh ke langkah-langkah pembuatan alerting system di Orion Solarwinds yang bisa konek dengan gammu.

Action yang akan digunakan dalam alerting system ini adalah dengan menggunakan VB Script (.vbs), oleh karena itu buatlah satu file yang bernama teskirimsms.vbs yang isinya adalah sebagai berikut:

[code]
‘Deklarasi variabel
Dim connection
Dim rs
Dim sql
Dim pesansms

‘Definisi connection string, khusus driver database
ConnString = “DRIVER={MySQL ODBC 5.1 Driver}; SERVER=localhost; DATABASE=gammu_db; ” &_
“UID=root;PASSWORD=; OPTION=3”

‘Membentuk instan dari koneksi ADO dan obyek recordset
Set connection = CreateObject(“ADODB.Connection”)
Set rs = CreateObject(“ADODB.Recordset”)
pesansms = “Windows Server is DOWN, please followed up”

‘Membuka koneksi database
connection.Open ConnString

sql = “INSERT INTO outbox (DestinationNumber, TextDecoded) ” & _
“VALUES (‘” & rs(“number”) & “‘, ‘” & pesansms & “‘)”

‘Membuka obyek recordset untuk mengeksekusi pernyataan SQL dan mengembalikan record
rs.Open sql, connection
[/code]

Pastikan script diatas berjalan dengan baik dengan melakukan eksekusi file tersebut dengan cara double click terhadap file tersebut. Tandanya skrip sudah berjalan dengan baik adalah terdapat data yang masuk ke tabel outbox dari database.

Konfigurasi di Orion Solarwinds

Start > SolarWinds Orion > Network Performance Monitor > System Manager

Pilih server yang terinstall solarwinds

Dari window utama system manager Solarwinds, klik Alerts > Configure Basic Alerts…

Untuk menambahkan alert Klik tombol New Alert > pada bagian tab General isikan nama dari alert tersebut

Konfig dari Tab Property to Monitor

Konfig dari Tab Monitored Network Objects

Konfig dari Tab Alert Trigger

Konfig dari Tab Time of Day

Konfig dari Tab Actions

Tahap terakhir adalah melakukan testing dari semua konfigurasi di atas dengan mematikan salah satu node yang dimonitor dengan menggunakan alerting system by sms gateway. Jika ketika salah satu node mati dan sms gateway berhasil melakukan broadcast ke nomer-nomer tujuan berarti semua konfigurasi sukses.