“Islam muncul dalam keadaan asing dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu”. (HR. Muslim)
Akan ada zaman ketika melaksanakan tuntunan menjadi tontonan. Akan ada masa tatkala menunaikan ketaatan kepada Allah dianggap sebagai keanehan. Akan ada saat manakala bersungguh-sungguh dalam memenuhi kewajiban agama dipandang sebagai perilaku berlebihan dan bahkan melampaui batas. Akan datang suatu masa saat berpegang teguh kepada Islam dianggap ketidakwarasan. Mereka asing dimata manusia, dan manusiapun mengasingkannya. Tetapi kelompok orang yang terasingkan itu adalah sebaik-baik manusia…. (dicuplik dari http://www.hidayatullah.com/kolom/meminang-surga/read/2013/07/19/5559/orang-orang-asing-yang-beruntung.html)
Menarik disimak Hadist Rasulullah di atas, kalau di tanah Jawa ada istilah “wolak-walike jaman”, pun Islam mengalami hal demikian sesuai yang telah dikabarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Saya tidak tertarik untuk membandingkan Islam masa Rasulullah dan para sahabat dengan Islam yang sekarang. Tapi saya lebih tertarik untuk membandingkan Islam di negeri Indonesia dengan rentang waktu yang relatif lebih singkat.
