Membuat backup data server adalah pekerjaan wajib bagi seorang administrator, itu bertujuan sebagai langkah penyelamatan jika terjadi hal buruk dengan server, misalnya kerusakan sistem baik hardware maupun software, aktivitas cracker yang merusak sistem, atau bahkan faktor human errors of administrator.

Ok, sekarang yang menjadi kasus backup adalah backup database MySQL dengan OS Ubuntu 12.04 LTS. Sebelum masuk ke backup database secara otomatis, ada baiknya kita pahami terlebih dahulu perintah-perintah dasar export/import MySQL, berikut perintah-perintah dasarnya:

Export dan Import Database MySQL
Untuk mengexport database mysql ke dalam bentuk file .sql caranya sbb:
Syntax:

Contoh:

dengan perintah di atas file hasil export akan langsung diletakkan di direkrori /home/administrator

dengan perintah di atas file hasil export akan diletakkan di direktori /var/backup/

Untuk import database:
Buatlah database terlebih dahulu, misalnya:

Syntax:

Contoh:

Tidak terlalu susah bukan? Ok, kita lanjut agar perintah-perintah backup database MySQL dapat berjalan secara otomatis.

Buat User selain root tanpa password di MySQL yang mempunyai privileges terbatas:

Kemudian buatlah sebuah file yang bernama autobackup.sh (sebagai contoh letakkan pada direktori umum dulu saja, /home/administrator/, ini tidak wajib & boleh dimana saja)

Kemudian isi file tersebut dengan script berikut ini:

Test dan pastikan script autobackup.sh berjalan dengan baik
Ubah permission file autobackup.sh sehingga bisa menjadi file yang siap untuk dieksekusi

Kemudian eksekusi file tersebut

Jika tahapan-tahapan di atas tidak ada masalah, langkah selanjutnya adalah membuat penjadwalan di crontab

Kemudian isi dengan baris perintah berikut ini:

Maksud dari perintah crontab di atas adalah setiab hari senin s.d jumat (1-5), jam 21 menit ke 0 (21:00) eksekusi script autobackup.sh yang terletak di path /home/administrator/ dan catat aktivitasnya ke autobackup.log.